ERP (Enterprise Resource Planning) 


A. PENGERTIAN ERP 
    ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan.





Adapun beberapa keuntungan dari penggunaan sistem ERP ini antara lai:
  1. ERP menawarkan sistem terintegrasi di dalam perusahaan, sehingga proses dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. 
  2. ERP juga memungkinkan melakukan integrasi secara global. Halangan yang tadinya berupa perbedaan valuta, perbedaan bahasa, dan perbedaan budaya, dapat dijembatani secara otomatis, sehingga data dapat diintegrasikan. 
  3. ERP tidak hanya memadukan data dan sumber daya, tetapi juga menghilangkan kebutuhan pemutakhiran dan pembetulan banyak sistem komputer yang terpisah.
  4. ERP memungkinkan manajemen mengelola operasi, tidak hanya sekedar memonitor saja. Dengan ERP, manajemen tidak hanya mampu untuk menjawab pertanyaan ’Bagaimana keadaan kita ?’ tetapi lebih-lebih mampu menjawab pertanyaan ’Apa yang harus kita kerjakan untuk menjadi lebih baik
  5. ERP dapat membantu melancarkan pelaksanaan manajemen supply chain dengan kemampuan memadukannya.

B. MANFAAT IMPLEMENTASI ERP


    Konsep ERP pada awalnya masih menggunakan istilah Material Requirement Planning, kemudian berkembang menjadi Manufacturing Resource Planning, dan terakhir berkembang lagi menjadi Computer Integrated Manufacturing. Setelah itu sistem ini terus berkembang dengan adanya tambahan fungsi-fungsi baru seperti akunting, sumber daya manusia, dan sebagainya. Pada era ERP modern, sistem ini sangat membantu perusahaan mengatasi kompleksitas dalam dunia bisnis global.

Bagaimana ERP dapat membantu sebuah bisnis :

    1. Mempermudah pengendalian proses bisnis

Sistem ERP akan menyajikan beragam data dari unit bisnis yang berbeda-beda secara sistematis, komprehensif, real-time, dan mudah dalam aksesnya. Hal ini akan memudahkan perusahaan dalam melakukan pemantauan dan pengendalian atas proses bisnis mereka. Disamping itu, sistem ERP juga akan memberikan wawasan yang luas kepada seorang decision-maker sehingga dapat melakukan berbagai prediksi dan pengambilan keputusan yang akurat.
    2. Menyederhanakan proses bisnis
ERP membantu sebuah perusahaan merampingkan proses bisnis mereka. Hal ini akan memastikan alur kerja dapat berjalan secara halus dan komunikasi antar departemen menjadi lebih baik. Fungsi otomatisasi dalam sistem ERP menjamin aliran informasi tersampaikan dengan jelas dan bebas dari kesalahan, sehingga proses bisnis menjadi lebih sederhana dan responsif. Best-practise yang terorganisir dalam sistem ini dapat memberikan dukungan operasional yang lebih baik dan kustomisasi yang lebih mudah.

  3. Meningkatkan efisiensi karyawan

Sistem ERP akan menyalurkan kepada karyawan informasi-informasi akurat yang dibutuhkan langsung kepada mereka. Sehingga karyawan tidak perlu lagi membuang-buang waktu untuk mencari-cari informasi sendiri. Mereka dapat fokus pada tugas utama sehingga kualitas dan produktifitas kerja akan meningkat. Meningkatnya kemampuan dalam pengambilan keputusan dan kemudahan untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan akan meningkatkan kreatifitas karyawan dan memperbaiki pola kerja mereka.

  4. Ekosistem perusahaan yang terintegrasi

Sebuah perusahaan dapat berjalan dengan padu apabila kinerja seluruh stakeholder dapat diselaraskan antara satu dengan yang lain sesuai kebutuhan masing-masing demi mencapai tujuan yang sama. Sistem ERP dapat menyatukan semua unit dalam ekosistem perusahaan : mitra bisnis, fungsi-fungsi pendukung, vendor dan pelanggan. Dan kemampuan yang baik dalam menselaraskan beragam unit-unit dalam ekosistem tersebut dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

   5. Siap menghadapi masa depan

Sistem ERP menjadikan perusahaan yang sedang berkembang memiliki fleksibilitas untuk beradaptasi dengan kebutuhan-kebutuhan di masa depan. Integrasi, kinerja, dan alur informasi yang berjalan dengan lebih baik dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam melakukan perencanaan dan pengendalian sehingga mereka siap menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

C. CLOUD ERP

      Teknologi software ERP kini telah berkembang. Solusi bisnis ini semakin terjangkau dan semakin mudah dalam proses implementasinya seiring dengan kehadiran teknologi ‘cloud computing’. Perusahaan dari berbagai industri kini berbondong-bondong mengalihkan sistem ERP lama mereka kepada penggunaan teknologi ERP cloud.
      Namun hal yang perlu diperhatikan, sekedar melakukan instalasi software ERP saja tidak secara otomatis akan membuat bisnis menjadi lebih baik. Implementasi ERP juga memiliki resiko di dalamnya dan membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Sistem ERP dapat meningkatkan potensi dan membantu kinerja perusahaan menjadi lebih baik hanya ketika ada restrukturisasi yang sesuai dengan karakteristik perusahaan. Ini berarti perusahaan perlu meninggalkan sistem yang lama, mengubah struktur operasional, dan mengelola perubahan. Manajemen proyek yang baik adalah kunci sukses dalam mengimplementasi ERP. Begitu hal ini telah dilaksanakan, ERP benar-benar akan dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

D. MANFAAT DAN PENERAPAN ERP UNTUK PERUSAHAAN ANDA 


    Kebanyakan orang, mungkin juga Anda salah satunya, melihat solusi perencanaan sumber daya perusahaan atau biasa dikenal dengan istilah ERP (Enterprise Resource Planning) hanya diperlukan oleh perusahaan manufaktur besar. Bisnis atau usaha yang memproduksi barang-barang yang nantinya akan dijual di pasaran memerlukan pelacakan informasi dalam jumlah besar secara memadai.Para pengambil keputusan perlu memantau segala aktivitas untuk memastikan operasional berjalan dengan lancar dan efisien. Selain itu supply chain dan informasi ketersediaan barang perlu dilacak dengan hati-hati untuk memastikan produksi tidak akan terganggu akibat adanya kekurangan komponen manufaktur yang diperlukan. Terakhir, bagian di dalam organisasi yang dapat diperbaiki untuk memaksimalkan pendapatan juga perlu untuk diawasi dengan ketat. Semua ini adalah alasan untuk para perusahaan besar untuk menerapkan solusi perangkat lunak ERP.

      Namun, ada cara-cara yang dapat dilakukan oleh organisasi kecil dan menengah untuk bisa mendapatkan keuntungan dari penerapan sistem ERP. Masih sesuatu hal yang tidak biasa bagi perusahaan kecil dan menengah untuk mengintegrasikan platform ERP yang dirancang untuk perusahaan yang lebih besar ke dalam organisasi mereka. Biasanya, apa yang perusahaan-perusahaan ini akan lakukan adalah meminta kepada vendor untuk dibuatkan aplikasi dengan versi yang lebih sederhana dan dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bisnis mereka.

Terlepas dari ukuran perusahaan, berikut adalah penerapan yang harus selalu diikuti selama implementasi ERP:
  • Hanya instal apa yang dibutuhkan: dengan segudang manfaat yang berasal dari instalasi perangkat lunak ERP, terkadang Anda akan ikut tergoda untuk menginstal komponen-komponen yang sebenernya tidak terlalu diperlukan. Saya sarankan Anda untuk melakukan analisa mendalam mengenai perusahaan terlebih dahulu dan menginstal modul-modul yang dapat membantu Anda untuk memperbaiki area-area yang bermasalah. 
  • Prioritaskan Kegunaan: Setiap ada sistem baru diterapkan, akan membutuhkan waktu bagi mereka yang terlibat setiap harinya untuk terbiasa berada di dalam sistem tersebut. Kembali saya sarankan Anda untuk memilih vendor yang memiliki platform yang dapat memudahkan pengguna untuk bernavigasi. Hal tersebut dapat membuat proses transisi menjadi lebih lancar.
  • ERP bukan hanya tentang IT: departemen IT di setiap organisasi akan selalu terlibat erat selama pelaksanaan ERP. Namun, karena sistem akan berdampak pada seluruh organisasi, diperlukan bagian lain untuk dilibatkan ke dalam proyek tersebut. Siapa saja di dalam perusahaan yang terlibat dalam pemilihan platform atau seseorang yang akan menggunakan sistem tersebut harus saling bekerja sama untuk memastikan penginstalan berjalan lancar.
Jika Anda belum menerapkan sistem ERP di perusahaan Anda, saat ini adalah saat yang tepat bagi Anda untuk dapat meningkatkan performa sekaligus nilai kompetitif bisnis Anda di tahun 2015 yang akan datang beberapa saat lagi


 E. CONTOH PENGAPLIKASIAN ERP PADAPERUSAHAAN


ERP Implementation in PT Indofood 
PT Indofood adalah perusahan pemroduksi mie instan terbesar di dunia, dengan 14 pabrik termsuk di Indonesia sendiri. Perusahaan yang juga beroperasi di Cina dan Nigeria ini menjual lebih dari 8 miliar paket mie instan tiap tahunnya. Disamping mie instan, PT Indofood juga mengembangkan variasi produk ke ranah snack, kecap, bumbu penyedap, makanan bayi, maupun soft drink.

Cakupan bisnis perusahaan Indofood dan peningkatan pasar ke depannya menyebabkan Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesan perusahaan. Sebagai contoh kecil, tiap divisi harus menyesuaikan production plans mereka sehingga ketersediaan segala jenis bumbu untuk kebutuhan segala varian mie instan dapat terpenuhi. Sedangkan pada waktu yang sama, kondisi inventory di gudang harus tetap dijaga seminimal mungkin. Untuk itu sangat diperlukan aplikasi ERP untuk mengatur kondisi-kondisi tersebut secara terintegrasi hingga ditunjuklah SAP Service sebagai implementor ERP.

ERP Implementation Significancy in PT Indofood 
PT Indofood merasakan perubahan positif yang dramatis sebagai mana kutipan berikut:

"We dramatically improved the runtime of our critical business processes from 1,093 seconds to 555 seconds. . . . This resulted in a 51% improvement in transaction execution times, which we appreciated a lot."

(Edy Wu, IT Manager, ERP Applications, PT Indofood Sukses Makmur Tbk)

Beberapa perubahan berupa manfaat yang signifikan di luar features dan fungsi yang dijabarkan di atas adalah:
  1. Meningkat drastisnya ketepatan antara supply dengan demand konsumen pada tiap area distribusi
  2. Distribusi informasi yang terintegrasi sehingga mempercepat alur informasi sekaligus memberikan data akurat yang dibutuhkan untuk tiap jenjang pengambilan keputusan di tiap lini divisi.
  3. Meningkatkan efisiensi biaya
  4. Mengurangi biaya administrasi melalui efektifitas metode manajemen pengarsipan dan distribusi data terpadu.



Sumber :
  • http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_956/title_erp-enterprise-resource-planning/
  • http://lulu.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/12220/ENTERPRISE+RESOURCE+PLANNING+(ERP).pd 
  • http://www.getilo.com/manfaat-dan-penerapan-erp-untuk-perusahaan-anda/
  • http://lulu.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/12220/ENTERPRISE+RESOURCE+PLANNING+(ERP).pd
  • http://www.sap.com/india/index.epx#/india/asset/index.epx?id=6f46d965-cb11-4320-aac1-c76ca7e8efbc&name=PT-Indofood-Sukses-Makmur 
  • http://petaqilan.blogspot.co.id/2012/05/penerapan-erp-pada-pt-indofood.html
  • http://8thinktank.co.id/erp-software/apa-itu-erp-software/
  • http://www.kompasiana.com/erpindonesia/manfaat-apa-yang-dapat-erp-berikan-untuk-bisnis_54f9054ca3331110678b4735.

     


 


 

 


ARTI PENTINGANYA ORGANISASI DAN METODE
           Dalam materi softskill kali ini saya akan mencoba menjelaskan dan mengkaji lebih lanjut apakah saja pengertian dari suatu organisasi, manajemen dan tata kerja, tentunya ketiganya ini memiliki hubungan dan keterkaitan antar satu sama lain untuk dapat menciptakan suatu keberhasilan dalam mencapai tujuan. Namun sebelum kita membahas lebih lanjut apakah arti penting dari setiap keterkaitan antara organisasi dan metode ada baiknya kita mempelajari pengertian – pengertian dari Organisasi, manajemen dan tata kerja .

A. PENGERTIAN ORGANISASI
           Istilah organisasi berasal dari kata organon/bahasa yunani. Yang berarti alat, tools. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan.
       Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. atau dapat disebut sebagai bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.
         Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

Dalam hal ini banyak sekali pengertian organisasi menurut pendapat-pendapat para ahli 
sebagai berikut : 
1.   Organisasi Menurut Stoner : Pengertian Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2.   Organisasi Menurut James D. Mooney : Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3.   Organisasi Menurut Chester I. Bernard : Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Organisasi dapat dilihat dengan cara berbeda, yaitu:
  1. Organisasi dalam arti statis : melihat organisasi sebagai sesuatu yang tidak bergerak/diam.Organisasi dipandang sebagai wadah atau alat untuk mencapai tujuan, wadah bekerjasama,wadah bagi administrasi dan manajemen yang memungkinnya bergerak.Organisasi dipandang sebagai jaringan dari hubungan kerja yang bersifat formal yang tergambar dalam bagan organisasi. 
  2. Organisasi seabagi saluran hierarki kedudukan yang ada yang menggambarkan garis wewenang, garis komando, dan garis tanggung jawab.Organisasi dalam arti dinamis : Organisasi merupakan organ yang hidup, selalu bergerak, mengadakan pembagian tugas   berdasarkan sistem dan ruang lingkup.Terdiri dari sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.2 kemungkinan dalam organisasi yang dinamis, yaitu kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang, serta kemungkinan organisasi untuk mati. 
  3. Organisasi sebagai proses pembagian tugas : suatu proses menetapkan dan mengelompokkan jenis pekerjaan yang diikuti pelimpahan   wewenang dan tanggung jawab.Rangkaian bagian-bagian saling tergantung dan berdiri sebagai sebuah satu kesatuan yang utuh.Proses pembagian tugas dan menentukan siapa yang mengemban tugas dan tanggung jawab.Proses kegiatan penyusunan, pengembangan, pemeliharaan dari pola hubungan kerja dari bagian-bagian/individu-individu dalam organisasi. 
  4. Organisasi sebagai sistem kerja sama : adanya sekelompok orang yang mengadakan kerjasama yang dilandasi oleh kesamaan tujuan.Suatu sistem mengenai pekerjaan-pekerjaan yang dirumuskan dengan baik dan dilengkapi dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab.Adanya spesialisasi fungsi dari suatu tugas bersama.Sistem terencana dari usaha kerjasama dengan memberikan peran kepada setiap orang untuk dijalankan, wewenang, tugas, dan tanggungjawab untuk dilaksanakan. 
  5. Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja :Tata hubungan pribadi,Tata hubungan formal,Tata hubungan informal,Tata hubungan langsung,Tata hubungan tidak langsung,Tata hubungan vertikal (up/down ward),Tata hubungan horizontal,Tata hubungan diagonal (up/down ward diagonal) .
B. MANAJEMEN DAN ORGANISASI
          Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

           Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

C. MANAJEMEN DAN TATA KERJA
          Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepatpula.

        Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk : Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu  yang tersedia,menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan serta menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.

Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

D. MANAJEMEN , ORGANISASI DAN TATA KERJA
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :

·     Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia
·     Organisasi  : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.
·   Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

          Dengan adanya konsep diatas jelaslah bahwa  baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan. Dengan adanya ketiga konsep diatas kita tahu bahwa dari setiap sub memiliki hubungan timbal balik antar satu sam lain dalam dunia organisasi umum, apabila ada salah satu bidang yang tidak melakukan peran dengan baik maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam suatu organisasi tersebut.
      Metode yaitu secara etimologis, metode berasal dari kata 'met' dan 'hodes' yang berarti melalui. Sedangkan istilah metode adalah jalan atau cara yang harus ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam sebuah metode adalah : cara melakukan sesuatu dan rencana dalam pelaksanaan.
         Pengertian organisasi dan metode secara lengkap yaitu rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Pengalaman Berorganisasi :
        Saya sendiri mengenal dan berorganisasi mulai dari awal masuk SMP(Sekolah Menengah Pertama) saat itu saya masuk OSIS dan ditempatkan dibagian Kesenian dan Olahraga , saat itu sebenarnya saya masih belum paham betul bagaimana cara berorganisasi yang baik dan benar,saya masih sering dibantu dan diajari oleh kakak-kakak tingkat dan guru pembimbing OSIS sendiri.Makin lama ikut berorganisasi saya mulai semakin paham fungsi dan tujuan dari organisasi tersebut.
       Dibagian Kesenian dan Olahraga tersebut kami membuat sebuah trobosan baru disekolah kami yaitu setiap pada tanggal 10 disetiap bulannya kami mengadakan jalan sehat berkeliling daerah terdekat kemudian setelah itu melakukan kegiatan bersih-bersih sekolah dan berolahraga. Alhamdulillah usulan kami pun dapat diterima oleh pihak sekolah.Itu semua menjadikan tujuan kami dibagian olahraga untuk bias membuat satu hari disetiap bulannya siswa bias berolahraga seharian full.Memasuki tahun berikutnya giliran saya yang ditunjuk sebagai ketua OSIS sebagai ketua pasti masalah yang kita hadapi semakin komplek harus bisa mengatur ,mengontrol semua anggota agar menjalankan tugasnya sesuai dengan visi dan misinya masing-masing.Selama menjadi ketua OSIS banyak dapat pelajaran pelajaran yang bisa diambil diluar pelajaran didalam kelas.Bagaimana cara berinteraksi dengan teman,bahkan masyarakat disekitar sekolah apabila kita melakukan kegiatan diluar sekolah.Mengikuti organisasi sangatlah penting bagi kita agar bisa bekerjasama,bertukar pikiran agar didapatkan keputusan-keputusan yang menjadi tujuan dari semua anggota-anggotanya.mungki itu saja yang bisa saya ceritakan pengalaman saya saat berorganisasi.


E. HUBUNGAN ADMINISTRASI ORGANISASI DAN MANAJEMEN
       Administrasi dalam arti luas meliputi kegiatan-kegiatan sekelompok manusia, melalui tahapan-tahapan tertentu dan dipimpin secara efektif dan efesien dengan menggunakan sarana-sarana yang dibutuhkan agar dapat dicapai tujuan yang diinginkan. Semakin besar usaha kelompok manusia maka semakin besar pula tujuan dan tugas pokok yang harus dilaksanakan, sehingga semakin kompleks tugas penyelenggaraannya.tugas seoran administrator adalah melakukan administrasi, yaitu serangkaian kegiatan penyelenggaraan untuk mencapai tujuan. Administrasi modern dapat diartikan secara luas, yaitu meliputi organisasi dan manajemen.
        Seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri tanpa bantuan orang lain atau organisasi. Dalam organisasi seseorang dapat menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Adanya kecenderungan bahwa makin banyak keperluan yang harus dipenuhi semakin banyak pula iya harus bekerjasama dengan orang dan bertambah pula ia harus memiliki organisasi. Dengan demikian, organisasi dan manajemen akan dijumpai atau ada disegala bidang kehidupan manusia dimanapun dia berada dan ini disebut fenomena masyarakat.
Ciri-ciri organisasi diantaranya : adanya orang-orang dalam arti lebih dari satu orang,adanya kerjasama,adanya tujuan.
Fungsi manajemen yang dirumuskan Terry diantaranya :
  1. Perencanaan berarti persiapan atau penentuan-penentuan terlebih dahulu tentang apa yang akan dikerjakan dikemudian hari tertentu. 
  2. Pengorganisasian : kegitan membentuk ikatan dalam rangka menjalin hubungan baik antara tiap-tiap bagian atau sub-sub bagian sehingga di dapat koordinasi yang baik diantara orang-orang yang terlibat dalam proses kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
  3. Penggerakan : tindakan untuk dapat mengusahakan agar semua anggota kelompok mau bekerja dengan senang hati sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. 
  4. Pengawasan Proses untuk menetapkan aparat atau unit bertindak atas nama pimpinan organisasi dan bertugas mengumpulkan segala data dan informasi yang diperlukan oleh pimpinan organisasi untuk menilai kemajuan dan kemunduran dalam pelaksanaan pekerjaan.Hubungan antara administrasi, oraganisasai, dan manajemen adalah. Organisasi dan manajemen merupakan sasaran dari administrasi. Secara terperinci hubungan tersebut adalah kepemimpinan inti dari manajemen. Melalui manajemen semua kegitan di koordinir dan di arahkan menuju tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Organisasi adalah merupakan wadah atau tempat dilakukannya kegiatan-kegiatan administrasi.
F. PENTINGNYA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
  1. Pendekatan politik,para politisi meyakini bahwa aset terpenting yang dimiliki suatu Negara adalah sumber daya manusianya. Tanpa manajemen sumber daya manusia yang handal, pengelolaan, penggunaan dan pemanfaatan sumber-sumber lainnya menjadi tidak berdayaguna dan berhasil guna. Dalam situasi demikian tidak mustahil gambaran tentang usaha pencapaian tujuan nasional menjadi kabur yang pada gilirannya dapat berakibat pada kegelisahan atau keresahan dikalangan masyarakat.
  2. Pendekatan ekonomi,sumber daya manusia dipandang sebagai salah satu factor produksi dalam usaha menghasilkan barang atau jasa dalam satuan-satuan ekonomi. Alasan lain ialah bahwa salah satu kriteria utama yang digunakan mengukur tingkat kesejahteraan ialah takaran ekonomi. Oleh karena itu sering digunakan untuk analisis tingkat mikro. Dalam kaitan dapat dinyatakan secra kategori bahawa melihat manusia hanya sebagai salah satu alat produksi merupakan persepsi yang tidak tepat, karena makin menonjolnya penggunaan berbagai jenis mesin sebagai salah satu alat produksi.  
  3. Pendekatan hukum,sebagai makhluk sosial seseorang tidak akan bebas dari keharusan menunaikan berbagai kewajibannya. Kerukunan bernegara, pemeliharaan lingkungan bersih, ketaatan kepada berbgai nilai sosial.Dalam kehidupan organisasi, keseimbangan antara hak dan kewajibanpun harus diusahakan agar terus menerus terpelihara dengan baik sebab apabila keseimbangan itu terganggu, kedua belah pihak, yaituorganisasi dan para anggotanyalah yang dirugikan.
  4. Pendekatan Sosialkultural,pemahaman tentang semakin besarnya perhatian banyak pihak terhadap manajemen sumber daya manusia juga memerlukan pendekatan sosiokultural. Pendekatan ini sangat penting karena terkait lengsung dengan harkat dan martabat manusia. Alas an utama lainnya ialah karena meskipun benar bahwa teori manajemen, termasuk manajemen sumber daya manusia, bersifat universal, penerapannya tidak pernah bebas nilai. 
  5. Pendekatan Tekhnologikal,pendekatan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dampak yang sangat kuat terhadap manajemen sumber daya manusia. Dilihat sepintas lalu, dampak tersebut dikatakan negative karena kesan yang segera timbul ialah pemanfaatan berbagai hasil temuan di bidang tekhnologi berakibat pada kekurangannya yang dilakukan oleh manusia “diambil alih” oleh berbagai mesin.Kebiijaksanaan apapun yang dirumuskan dan di tetapkan di bidang sumber daya manusia dan langkah-langkah apapun yang di ambil , kesemuanya harus berkaitan dengan pencapaian berbagai tujuan yang telah di tetapkan untuk dicapai.Harus diakui bahwa bidang manjemen sumber daya manusia bukanlah hal yang timbul secara mendadak. Sejarah telah membuktikan bahwa sudah sejak lama manusia sudah hidup berorganisasi meskipun belum pernah seintensif sekarang ini. Berarti sudah sejak lama pula manajemen sumber daya manusia dipraktikan.



Sumber :

http://imstuff-it.blogspot.co.id/2013/10/teori-organisasi-umum-1-arti-pentingnya.html
http://hipni.blogspot.com/2011/08/definisi-pengertian-organisasi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://lista.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../P+4+macam-organisasi.pdf
http://www.scribd.com/doc/50580788/ORGANISASI-REGIONAL
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/10/organisasi-internasional/wikipedia.com
http://windsaga.blogspot.com/2011/03/hubungan-antara-manajemen-organisasi.html
http://yippieuwiesyambudi.blogspot.co.id/2012/02/resume-buku-organisasi-dan-manajemen.html

         Sumber Buku :
Judul buku        : Organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia



Pengarang        : Prof.Dr.H.Abdurrahmat Fathoni, MSi



Penerbit            : PT Rineka Cipta



Kota                   : Jakarta


Tebal                 : 311 hal.